Senin, 10 Juni 2013

Mengenal Mode-Mode Metering Kamera

Mengenal Mode-Mode Metering Kamera

Ada beberapa alasan mengapa metering kamera bisa menghasilkan exposure yang salah, dan salah satunya adalah tentang penggunaan metering yang dimiliki oleh Sobat miliki. Kamera kebanyakan memiliki beberapa mode pengaturan metering (padaCanon biasanya memiliki 4 mode metering). Setiap mode exposure tentu di desain dengan tujuan yang berbeda, dan bekerja secara spesifik. Jika Sobat bermasalah dengan exposure, maka kemungkinan itu terjadi adalah Sobat tidak sepenuhnya mengerti bagaimana mode metering yang kalian gunakan bekerja.

Metre KAMERA FOTO DSLR MEMILIKI MODE PENGATURAN METERING

 

MAYORITAS KAMERA FOTO DSLR MEMILIKI MODE PENGATURAN METERING SEPERTI BERIKUT INI:


Centre-Weighted Metering.




Mode metering ini menitik beratkan pada titik pusat atau tengah dari viewfinder, seperti yang terlihat pada gambar diatas. Metering Centre-Weighted bekerja dengan sempurna jika subyek foto kalian berada di tengah-tengah frame. Jika tidak, maka Sobat harus menempatkan titik tengah dari viewfinder ke subyek, tekan tombol shutter setengah untuk mengunci exposure dan kemudian jepret!

Mode metering ini sudah hadir sejak lama, bahkan jika Sobat masih memiliki kamera film lama, bisa jadi itu adalah satu-satunya mode metering yang kamera kalian miliki. Mode metering ini bisa dikatakan mudah digunakan dan bisa diprediksi jika Sobat mengerti bahwa metering bekerja dengan mengukur exposure dari tengah viewfinder.

Spot Metering.


Spot Metering


Kamera membaca exposure dari lingkaran yang berada di bagian tengah viewfinder. Menggunakan mode metering ini membutuhkan latihan. Ingat bahwa kamera mengukur pantulan cahaya, dan jika Sobat mengarahkan lingkaran spot metering ke tone yang lebih terang atau gelap dibandingkan mid-grey, maka kamera akan memberikan exposure yang salah.

Spot metering sangat berguna ketika Sobat menghadapi subyek yang terang tetapi memiliki background yang gelap, kontras bukan? Adegan ini bisa kita temukan ketika memotret konser atau saat memotret foto siluet. Sobat bisa melakukan metering ke subyek dan kamera akan mengacuhkan bagian background.

Partial Metering


Partial Metering


bekerja seperti halnya pada spot metering, tetapi perbedaannya adalah partial metering memiliki lingkaran yang lebih besar. Metering ini bekerja dengan bagus ketika Sobat melakukan pengukuran (metering) pada subyek yang terang dengan background gelap. Gunakan ini jika subyek pembacaan exposure subyek lebih besar dari Spot metering.

Evaluative Metering


Evaluative Metering 

Evaluative metering ditemui di kamera Canon, tetapi pada Nikon menggunakan istilah Matrix, Pentax serta Sony menggunakan nama Multi-Segment metering.


Centre-Weighted, Spot dan Partial metering semuanya melakukan pembacaan exposure dari bagian tengah frame, padahal kebanyakan fotografer lebih memilih menempatkan subyek tidak ditengah-tengah frame (off-centre) dengan alasan komposisi fotografi (rule of thirds), jadi menggunakan mode centre-weighted, spot, partial merupakan sebuah hal yang mudah untuk dilakukan.

Evaluative metering dikembangkan oleh produsen kamera untuk memudahkan pengukuran exposure pada subyek yang terletak off-centre. Camera membagi viewfinder menjadi beberapa zona dan membadingkan pembacaan exposure dari zona ke zona dan memberikan exposure yang dianggap terbaik. Gambar diatas menunjukkan bagaimana viewfinder dibagi menjadi zona-zona yang lebih kecil.

Sebuah tips yang manjur untuk dilakukan ketika menggunakan mode metering ini adalah, ambil foto, lihat histogram dan kemudian rubah exposure jika diperlukan. ini adalah cara paling sederhana untuk mendapatkan exposure yang sempurna, tetapi bagaimanapun setiap fotografer memiliki cara kerja sendiri bukan? tetapi yang paling penting adalah pemahaman bagaimana cara mode-mode metering ini bekerja dan menghasilkan exposure terbaik bagi kita.


Exposure Compensation


Sekarang Sobat telah memahami mode-mode exposure kamera bukan? dan mengetahui kenapa kamera memberikan exposure yang salah. Jadi bagaimana mengatasinya? apa yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan exposure yang sempurna? Jika Sobat menggunakan mode exposure otomatis, cara paling sederhana adalah dengan menggunakan fitur exposure compensation.

Exposure Compensation

Jika ente bingung bagaimana menggunakan atau menemukan fitur ini pada kamera cobalah untuk membuka kembali buku manual kamera, karena setiap merk kamera biasanya berbeda. Jika foto terlihat underexpose, gunakan exposure compensation untuk menaikkan exposure sebanyak Satu atau Dua stop, kemudian periksa histogram apakah memperlihatkan grafik exposure yang pas. (jika ente masih belum pernah menggunakan histogram, dan jika foto tersebut overexposed, Sobat bisa juga menggunakan exposure compensation untuk mengurangi exposure.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Terbaru

Artikel Populer

 

Design By: SkinCorner
Dari Dagangku.com, Jasa Video Shooting jakarta