Senin, 29 April 2013

Berbagi Perkerjaan Rumah Tangga dengan Suami




Pekerjaan rumah tangga seringkali menjadi masalah bagi pasangan menikah. Dimulai dari sang istri yang merasa telah mengerjakan segalanya, hingga kebiasaan suami yang malas mengerahkan tenaga. Padahal pekerjaan rumah tangga adalah tanggung jawab bersama.


Seperti yang dikutip dari situs About, ketimbang menyuruh-nyuruh pasangan melakukan pekerjaan rumah, lebih baik ajak ia berdiskusi dan menetapkan daftar tugas rumah tangga yang menjadi kewajiban Anda dan suami. Lalu, bagaimana caranya?

1. Tentukan Prioritas Sebagai Pasangan
Cari tahu apa yang yang menjadi prioritas Anda berdua? Diskusikan perasaan Anda mengenai makanan rumahan atau makanan cepat saji. Cari tahu apa yang Anda rasakan mengenai debu di lemari, toilet yang basah, tempat tidur yang berantakan hingga tagihan rumah tangga tiap bulannya.

2. Tentukan yang Paling Dibenci
Duduk bersama dan buatlah daftar pekerjaan rumah tangga yang paling Anda sebal. Jika salah satu merasa tidak suka mencuci piring, mungkin pasangan yang lain bisa memakluminya. Tetapi jika sama-sama tidak menyukainya, maka temukan cara untuk berkompromi. Misalnya, mengerjakannya secara bersama-sama.

3. Cari Solusi
Jika ada salah satu yang tidak melakukan tugasnya, coba cari tahu alasan sebenarnya. Mungkin, beberapa pria berpikir bahwa pekerjaan rumah tangga adalah 'pekerjaan' wanita dan justru membuat pria terlihat tak jantan. Pemikiran tersebut biasanya dilatar belakangi oleh lingkungan dan keluarganya. Ingat, menyalahkan pasangan hanya membuat Anda buang-buang energi dan waktu.

4. Jangan Mengomel
Buat daftar tugas itu terpampang dengan jelas di kulkas atau lemari, agar selalu dapat mengingatkan Anda dan pasangan. Jika Anda berdua sudah mendapatkan 'ritme' yang tepat, maka daftar tersebut mungkin tak lagi dibutuhkan.

5. Lebih Fleksibel
Biarkan pasangan Anda melakukan pekerjaan rumah tangga seperti yang ia kehendaki. Jika Anda tak suka dengan cara pasangan melipat handuk, maka sebaiknya Anda saja yang mengerjakannya.

6. Ungkapkan Bahwa Anda Menghargai Semua Bantuannya
Ketika berbicara dengan suami soal daftar tugas ini, ungkapkan bahwa kontribusinya akan memberi perubahan besar bagi pekerjaan rumah tangga. Katakan pula, Anda tidak mampu mengerjakan semuanya sendiri dan lebih baik bekerja sebagai satu tim agar lebih cepat selesai.

7. Biasakan Berterima Kasih
Setiap suami selesai melakukan suatu hal, biasakan untuk memberi apresiasi agar dia merasa dihargai. Semakin Anda menunjukkan rasa terima kasih kepada pasangan, hal ini akan menjadi kebiasaan yang baik. Anda bisa tunjukkan rasa terima kasih dengan memasak makanan spesial favoritnya, atau berikan ciuman hangat setelah dia selesai melakukan tugasnya.

8. Minta Bantuan dari Luar
Jika pasangan sudah memberikan keputusan bahwa sama sekali tak ingin mengerjakan pekerjaan rumah tangga, maka jangan coba mengubah pikirannya. Ada dua hal yang bisa menjadi pilihan Anda, mempekerjakan asisten rumah tangga atau mengurangi daftar tugas Anda. Lagipula, dunia tidak akan berakhir jika Anda tidak menyapu lantai setiap harinya-
BACA SELENGKAPNYA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Terbaru

Artikel Populer

 

Design By: SkinCorner
Dari Dagangku.com, Jasa Video Shooting jakarta