Jumat, 22 Februari 2013

Resep Memlihara Kebahagiaan Pernikahan


Banyak orang bertanya apakah kehidupan pernikahan bahagia mungkin dimiliki? Jawabnya mungkin, dan bisa. Ingat, asal ada kemauan, pasti ada jalan untuk meraihnya.

Saat terjadi konflik, cari tahu apa yang menyebabkan konflik itu terjadi. Bisa jadi Anda bertengkar hanya gara-gara salah satu pihak merasa lelah, stres, atau hal lainnya. Jadi jangan cepat merasa terancam/ tidak aman dalam setiap konflik yang ada!

Jangan mengungkit hal-hal yang telah lewat di masa lalu! Hal ini sangat penting karena banyak hubungan hancur akibat sifat suka mengungkit-ungkit kesalahan orang lain.

Demikian juga jika Anda memiliki prasangka negatif terhadap pasangan, Anda perlu menahan diri. Jika Anda sudah siap untuk bertanya dengan sopan dan baik-baik, baru Anda tanyakan perihal prasangka Anda. Hal ini untuk mencegah pertengkaran yang tidak perlu, apalagi kalau Anda ternyata hanya salah paham saja.

Tetap pertahankan ungkapan kasih sayang dan perhatian yang Anda lakukan seperti waktu pacaran dulu, entah dengan bergandengan tangan, saling memeluk, atau hal-hal mesra lainnya.

Hindarilah nada bicara yang salah, misal nada tinggi, nada mencurigai, mengejek, dan lain-lain.

Hindari sedapat mungkin kata-kata 'kamu' saat Anda menyampaikan sesuatu, khususnya hal yang tidak enak didengar (seperti keluhan, kritikan, dan lain-lain). Gantikan dengan kalimat yang dimulai dari kata 'aku pikir' atau 'aku rasa'.

Jangan menggunakan kata-kata kasar, terutama saat bertengkar. Tahan mulut Anda!

Jika Anda butuh waktu untuk menyendiri, katakan dengan jelas kepada pasangan. Beri alasan yang kuat agar pasangan tidak salah sangka dan merasa tertolak.

Jika Anda sedang marah dengan pasangan, jangan sekali-kali menghukum pasangan dengan sikap diam Anda. Anda juga tidak akan suka bukan jika dia mendiamkan Anda?!

Gunakan metode 'mendengarkan hati'! Kadang kita bisa salah menangkap maksud perkataan pasangan kita, oleh karena itu, perlu penegasan ulang tentang maksud pasangan Anda.

Lebih dari semuanya itu, tempatkan sikap hormat kepada pasangan Anda, baik dalam perkataan, maupun sikap dan tatapan mata, apalagi saat konflik berlangsung.

Memang tidak mudah, perlu perjuangan, dan mungkin air mata untuk mencapai semuanya ini. Namun, jika hasilnya sepadan dengan pengorbanan Anda, mengapa tidak?!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Terbaru

Artikel Populer

 

Design By: SkinCorner
Dari Dagangku.com, Jasa Video Shooting jakarta